Kamis, 13 Agustus 2015

53. Penyakit Gugup

Apa Itu Penyakit Gugup?
Kegugupan membuat kita sukar untuk berpikir jernih ataupun bertindak secara efektif dan akurat, rasanya sangat kikuk dan segala-galanya tiba-tiba macet seketika. Jika kita termasuk orang yang mudah gugup, sulit bagi kita untuk mengambil keputusan atau tindakan yang tepat dan bijak khususnya dalam situasi yang menentukan.

Gugup merupakan masalah mental yang sering dialami sebagai reaksi tubuh terhadap stres. Namun, pada orang tertentu keadaan tersebut dapat timbul tanpa ada stres yang nyata atau sebagai reaksi terhadap situasi yang pada orang lain tidak menimbulkan stres. Orang yang mudah gugup dan gelisah dapat disebabkan oleh sistem saraf yang terlalu aktif.

Kira Kira Gejala Apa Yang Bisa Ada Apabila Seseorang Terkena Penyakit Gugup?
Penyakit Gugup bisa timbul sewaktu waktu ketika seseorang tampil berbicara didepan Umum atau khalayak ramai, berpidato, berArgumen, Presentasi dsb belum maju udah gemetaran keringat dingin dan demam panggung. Pada saat itu bisa hilang semua yang mau kita sampeiin keorang orang dan penyakit ini juga akan timbul pada saat kita berbicara pada seorang wanita atau bahkan waktu berhadapan didepannya saja kita sudah gemetar. Grogi, ngomong ga beraturan atau gak jelas terbata bata.

Telapak tangan anda mulai berkeringat, anda tidak merasa tenang, gugup, dan omongan anda yang patah-patah.
Deg-degan, keringat dingin, mual, dan mulas campur jadi satu. 
Menderita demam panggung.

Kira Kira Apa Yang Menyebabkan Seseorang Terkena Penyakit Gugup?

Biasanya gugup itu datang saat rasa percaya diri kita berkurang. 
Peristiwa atau pengalaman yang kurang baik bisa membuat kita kehilangan rasa percaya diri, merasa gelisah dan menjadi sangat gugup. Menghadapi ujian, wawancara, berbicara di depan publik, atau ketika mendengar berita mengejutkan, dikagetkan, dan hal-hal lain yang tiba-tiba melibatkan luapan emosi, semua itu cenderung membuat seseorang menjadi gugup.

Pengalaman traumatis di masa lalu.
Pernah mengalami rasa ketakutan, dipermalukan di hadapan orang, tidak berdaya mengalami kekerasan baik secara mental maupun fisik. Hal ini membuat seseorang sering teringat dengan hal-hal buruk di masa lalu dan menimbulkan rasa gugup.

Kurang Latihan.
Kurang biasa untuk menghadapi hal tak terduga, mendatangkan rasa nervous dan kadang-kadang membuat kita cenderung menghindari tantangan dan peluang baru. 

 Kira Kira Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mencegah Seseorang Terkena Penyakit Gugup?

Sebelum presentasi, siapkan diri dulu dengan memahami materi apa yang akan kita bawakan. Biar nggak ribet, bikin saja pointers di kertas kecil tentang apa yang akan kita presentasikan. Nggak usah menulis panjang lebar, ya.

Tenang dan hadapi audience dengan percaya diri. 
Usahakan untuk berbicara jelas dan nggak usah terburu-buru. ambil nafas panjang untuk makin mengurangi grogi.
Usahakan Presentasi anda bermutu, berguna dan untuk kebaikan orang.
Jangan lupa juga untuk eye contact sama audience, ya.

Sikap tenang. Tarik nafas panjang, bangkitkan semangat pribadi dan gunakan akal sehat. Ketenangan akan menghalau perasaan gugup, dan memberi kita konsentrasi untuk bersikap dan bertindak dengan lebih efektif.

Anda Harus Siap

Jika anda akan mengadakan presentasi maka pelajarilah catatan-catatan anda dan apa yang akan anda sampaikan secara cermat sebelum anda maju ke depan. 

Jika anda akan memiliki pertemuan penting, lakukan tugas-tugas anda, sehingga anda bisa mengetahui apa yang mungkin atau akan muncul pada pertemuan tersebut. 

Jika anda akan berkencan, mungkin pikirkanlah beberapa topik yang menarik atau pertanyaan-pertanyaan yang akan dilontarkan agar ketika pembicaraan anda berhenti dan menemui titik dimana terjadi keheningan yang aneh, anda sudah siap. 

Jika anda akan melakukan interview pekerjaan, pikirkan tentang apa yang mungkin akan ditanyakan oleh mereka dan pikirkanlah beberapa jawaban yang baik.

Mempersiapkan ini semua dengan hati-hati dan cermat akan mengurangi rasa gugup anda. Mungkin mempersiapkan semua ini tidak selalu menyenangkan, tapi persiapan yang matang tidak hanya akan sangat membantu untuk menghilangkan rasa gugup tapi juga memberikan hasil yang optimal pada presentasi anda atau akan membuat anda mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Ambillah napas dari perut beberapa kali untuk menenangkan diri dan mengkonsentrasikan diri anda pada situasi saat ini, serta menghilangkan pemikiran negatif yang akan terjadi nanti. Setelah napasmu kembali normal dan tenang, visualisasikan sebaik apa pertemuan yang akan datang itu.

Tarik Napas 30 kali Dalam-dalam

Bernapas melalui perut adalah hal yang mengagumkan untuk menghilangkan rasa dan visualisasi negatif dan mengembalikan diri kita pada keadaan saat ini. Hanya dengan beberapa kali bernapas melalui perut bisa merubah rasa gugup dan napas pendek menjadi tenang dan tegar. Sungguh mengagumkan betapa cepatnya hal ini bisa merubah perasaanmu. Berikut adalah hal-hal yang perlu anda lakukan :

·         Duduk dengan posisi yang santai dengan kakimu terlentang.
·         Simpan tangan anda di perut. Menggunakan perut, bernapaslah perlahan melalui hidung. Jika anda melakukannya dengan benar, maka perut anda akan membesar dan anda akan merasakannya melalui tanganmu.
·         Buang napas secara perlahan melalui hidung dan lakukan dengan sedikit tenaga sehingga perut bisa tertarik masuk ke dalam menuju punggung anda.
·         Tarik dan buang napas selama 30 kali, ambillah napas yang perlahan dan dalam.
·         Setelah anda mengambil 30 kali napas dalam dan fokus untuk menghitungnya, maka tidak hanya anda akan merasakan lebih santai dan terfokus, tubuh anda juga akan secara otomatis bernapas seperti itu tanpa perlu fokus padanya.
·         Mengambil napas dengan menggunakan perut akan berguna juga ketika anda mulai merasa gugup atau tidak fokus ketika anda dalam interview/presentasi pertemuan.

Hal yg membuat gugup adalah pikiran ragu-ragu yang kita miliki. anda harus mengurangi pikiran tsb dan menutupinya dengan sesuatu yg membuat kita percaya diri.
Untuk dapat melakukan hal tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara sebagai berikut :
1. FOKUS PADA TUJUAN AWAL
Fokuslah pada tujuan awal kita berada. sebagai contoh saat sedang interview untuk mendapatkan pekerjaan fokuslah pada pertanyaan yang diajukan dan bagaimana kita bisa menjawab dengan baik.
2. CARILAH TEMAN YANG BERSAMA ANDA
Cara paling mudah untuk menghilangkan gugup adalah dengan mencari teman yang dapat membantu anda untuk tetap fokus pada masalah yang sedang dihadapi.
3. BUAT DIRI ANDA SIBUK
Adanya waktu kosong merupakan salah satu penyebab kita menjadi gugup. tetap fokus kan fikiran anda pada atau mengalihkan perhatian kepada sesuatu yang membuat anda tenang.
4. TAHU APA YANG AKAN ANDA KATAKAN
Mempersiapkan kata kata yang akan anda katakan.
5. BERSIKAP DAN BERFIKIR POSITIF
6. BERUSAHALAH BERPENAMPILAN BAIK YANG MEMBUAT ANDA NYAMAN SEHINGGA MENAMBAH KEPERCAYAAN DIRI
Mengenakan pakaian yang baik dapat menambah kepercayaan diri dan mengurangi kegelisahan anda serta itu akan menunjukkan bahwa anda menghormati diri anda sendiri dan orang lain di sekitarnya



Apa Yang Harus Saya Lakukan Sekarang?

1. Segera Hubungi Sinshe Jerry.
2. Telepon Dan Buat Janji Waktu Pertemuan.
3. Datang Ke Lokasi Klinik Pada Waktu Yang Telah Ditetapkan Bersama.
4. Bertemu Dengan Sinshe Jerry.
5. Konsultasi Penyakit Dan Keluhan Anda Kepada Sinshe Jerry.
6. Sinshe Jerry Akan Rekomendasikan Pengobatan Yang Akan Anda Lakukan.
7. Lakukan Pengobatan Yang Sinshe Jerry Anjurkan.
Hubungi : Sinshe Jerry
Pluit Kencana 2 No: 10
Jakarta Utara 14450 Indonesia
Telp:  08131218652

Salam Sehat Selalu. 

Izin Pengobatan  No.1.3.01.3175.421/22001/11.99


52. Penyakit Tenggorokan / Faringitis / Strep Throat

Apa Itu Penyakit Tenggorokan / Faringitis / Strep Throat?


Tenggorokan adalah bagian dari leher yang terdiri dari faring dan laring. Tenggorokan memiliki sebuah selaput otot yang dinamakan epiglottis yang berfungsi untuk memisahkan esofagus dari trakea dan mencegah makanan dan minuman untuk masuk ke saluran pernapasan. 
Tenggorokan terdiri dari 2 bagian:
Jalan makan (kerongkongan): Orofaring, hipofaring dan esofagus
Jalan napas (tenggorok): Faring, laring dan trakea




Infeksi tenggorokan adalah infeksi dalam tenggorokan yang dapat menjadi sangat menyakitkan hingga menyebabkan sulit menelan. Kekebalan terhadap sakit tenggorokan baru terbentuk pada usia dewasa sehingga penyakit ini umumnya lebih banyak menyerang anak kecil dan remaja.


difteri
Sakit pada tenggorokan mungkin biasa Anda alami. Namun, mungkin saja rasa sakit itu mengarah ke hal lain yang lebih serius, seperti penyakit difteri. Tanda dan gejala yang ditimbulkan hampir sama dengan penyakit tenggorokan pada umumnya. Namun, penyakit ini lebih serius dan berbahaya. Sebab, jika tidak segera diobati, hal ini dapat menyebabkan kematian.

difteri adalah suatu penyakit pada selaput lendir hidung dan tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Ketika Anda mengalaminya, tenggorokan Anda akan terasa sakit disertai dengan demam dan tubuh Anda akan melemah. Selain itu, Anda juga akan mengalami sesak napas karena saluran di tenggorokan Anda terblokir oleh selaput tebal berwarna abu-abu.

Penyakit ini sangat menular dan berbahaya. Bakteri dapat menyebar dengan mudah dan cepat. Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, tidak rutin imunisasi, dan tinggal dalam lingkungan yang penuh sesak cenderung lebih berisiko untuk mengalaminya. Orang yang terinfeksi pun seringkali tidak menyadari jika mereka mengalami penyakit difteri. Sebab, terkadang, tanda dan gejala dari penyakit ini tidak dirasakan oleh penderitanya. Jika tidak ditangani dengan cepat, penyakit ini akan menimbulkan penyakit lain yang lebih serius, seperti:

1. Kerusakan jantung

Bakteri penyebab penyakit ini membawa racun di mana mereka dapat menyebar melalui aliran darah dan kemudian merusak jaringan lain dalam tubuh Anda sekaligus menimbulkan komplikasi. Misalnya, otot jantung rusak sehingga menimbulkan radang pada otot jantung (miokarditis). Peradangan ini juga akan merusak organ jantung secara keseluruhan dan dapat menyebabkan penyakit gagal jantung kongestif yang dapat merenggut nyawa Anda.

2. Kerusakan saraf

Racun yang dibawa oleh bakteri juga dapat merusak saraf. Target utamanya adalah saraf pada tenggorokan. Jika itu terjadi, Anda akan mengalami kesulitan untuk bernapas dan menelan. Tak hanya di situ saja, saraf pada lengan dan kaki juga dapat meradang. Akibatnya, otot-otot tubuh Anda akan melemah.
Namun perlu diketahui bahwa sebagian radang ternggorokan bisa menyebabkan komplikasi yang cukup serius pada organ tubuh manusia. Tidak tanggung-tanggung yang menjadi target sasaran ialah organ jantung.
Sakit tenggorokan yang bersifat menetap atau tidak kunjung sembuh dapat menjadi gejala dari beberapa jenis kanker, seperti kanker tenggorokan. 


Kira Kira Apa Yang Menyebabkan Seseorang Terkena Penyakit Tenggorokan / Faringitis / Strep Throat?


Penyebab paling sering dari radang tenggorokan adalah virus yang sama dengan penyebab pilek dan flu. Sedangkan radang tenggorokan yang disebabkan infeksi bakteri lebih sedikit. Baik virus maupun bakteri, keduanya masuk ke dalam tubuh melalui mulut dan hidung - karena anda menghirup partikel bebas dari udara ketika seseorang batuk atau bersin, atau karena anda melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi atau menggunakan sesuatu alat bersama-sama.

Karena kuman yang menyebabkan sakit tenggorokan menular, mereka dapat menyebar dengan mudah di manapun terdapat berkumpulnya orang-orang, seperti sekolah atau kantor.

Virus
Sakit karena virus yang paling banyak menyebabkan radang tenggorokan antara lain:

Pilek
Flu
Mononucleosis

Sakit karena virus lain yang dapat menyebabkan radang tenggorokan antara lain:

Campak
Cacar
Batuk dengan napas sesak - panyakit umum pada anak-anak yang ditandai dengan ruam dan batuk berdahak

Infeksi bakteri
Infeksi bakteri yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan antara lain:

Sakit tenggorokan akibat bakteri
Sakit amandel. Walaupun tugas dari amandel adalah untuk membantu melawan infeksi, namun amandel juga bisa terinfeksi. Ketika tonsil terinfeksi, hasilnya adalah tonsilitis dan sakit tenggorokan yang sangat menyakitkan.

Penyebab lain sakit tenggorokan antara lain :

Alergi

Bulu hewan peliharaan, jamur dan serbuk sari yang memicu reaksi alergi seperti kemerahan, mata bengkak dan hidung berlendir dapat menyebabkan sakit tenggorokan.

Kekeringan

Udara kering di dalam ruangan, khususnya ketika musim dingin dimana ruangan cenderung kelebihan panas, dapat membuat tenggorokan anda terasa kasar dan gatal, terutama sekali di pagi hari ketika anda bangun tidur pertama kali. Bernapas melalui mulut - sering disebabkan oleh hidung tersumbat - juga dapat menyebabkkan kekeringan yang kemudian menjadi sakit tenggorokan.

• Polusi dan iritan lainnya
Polusi udara luar ruangan dapat menyebabkan tenggorokan teriritasi. Tetapi polusi di dalam ruangan - khususnya asap tembakau - bahkan menjadi penyebab yang lebih besar dari kasus sakit tenggorokan kronis. Selain itu penjadi perokok pasif, minum minuman beralkohol dan makan makanan pedas juga dapat membuat tenggorokan bengkak.

• Ketegangan otot
Anda dapat mengalami ketegangan otot di tenggorokan seperti halnya anda mengalami di lengan atau kaki. Jika anda pernah mengalami sakit tenggorokan setelah bersorak di acara konser atau olahraga, anda sepertinya mengalami ketegangan pada otot tenggorokan. Suara anda mungkin juga menjadi serak (gejala laryngitis).

• Acid gastroesophageal reflux disease (GERD)
Ini terjadi ketika asam lambung memenuhi saluran makanan (esophagus). Normalnya, lower esophageal sphincter mencegah asam naik ke esophagus. Tapi jika sphincter tidak normal atau lemah, asam lambung dapat naik, mengiritasi tenggorokan seperti hal nya esophagus. Iritasi tenggorokan yang disebabkan oleh GERD tidak terjadi pada gejala lain seperti infeksi virus, dan ini cenderung berkepanjangan. Hal ini juga jauh lebih umum terjadi pada orang dewasa daripada anak-anak.

Pada banyak kasus, anda dapat mencegah atau mengurangi GERD secara sederhana dengan merubah gaya hidup anda - contohnya kurangi berat badan yang berlebih, hindari makanan yang menyebabkan anda tidak nyaman dan tidak makan sebelum tidur. 

• Infeksi HIV
Orang dengan HIV positif kadang juga menderita sakit tenggorokan kronis. Hal ini karena infeksi sekunder seperti infeksi virus cytomegalovirus, infeksi virus yang umum terjadi dapat dengan ekstrim menjadi serius pada orang dengan sistem imun yang lemah.

• Tumor
Jika anda merokok atau minum alkohol, anda memiliki risiko tinggi tumor di tenggorokan, lidah dan pita suara. Pada beberapa orang tumor ini memiliki banyak tanda dan gejala. Pada orang yang lainnya, pada mereka dapat terjadi suara serak, pembengkakan dan sakit tenggorokan. 


Faktor risiko

Meskipun seseorang dapat mengalami sakit tenggorokan, beberapa faktor risiko mambuat anda lebih mungkin mengalami sakit tenggorokan. Faktor tersebut adalah :

• Usia
Anak dan remaja paling banyak mengalami sakit tenggorokan. Anak-anak paling umum mengalami masalah tenggorokan terkait dengan infeksi bakteri.

• Menjadi perokok aktif maupun perokok pasif
Asap tembakau, mengandung ratusan racun yang dapat mengiritasi lapisan tenggorokan.

• Alergi
Jika anda memiliki alergi yang musiman pada debu, jamur atau bulu binatang yang lebih mudah terkena tenggorokan sakit daripada orang yang tidak memilkinya.

• Terkena iritan kimia
Partikel yang melayang-layang di udara dari asap pembakaran seperti hal nya kimia rumah lain.

• Infeksi sinus kronis atau rutin
Pembasahan di hidung atau atau infeksi sinus dapat menyebabkan iritasi tenggorokan.

• Tinggal atau bekerja secara berdekatan
Infeksi dan bakteri dapat menyebar di tempat orang berkumpul.

• Rendahnya kebersihan
Mencuci tangan anda secara hati-hati dan sering adalah jalan terbaik untuk mencegah banyak infeksi virus dan jamur.

• Sistem imun yang rendah
Anda lebih rentan terinfeksi virus jika ketahanan tubuh anda rendah. Penyebab radang tenggorokan biasanya ditimbulkan oleh bakteri streptococcus. Bakteri jenis ini menular melalui udara ketika seorang penderita batuk maupun bersin. Maka berhati-hatilah bagi anda yang berada di sekitar teman yang sedang menderita sakit tenggorokan. Tidak hanya itu bakteri streptococcus juga bisa menyerang melalui jalan makanan, minuman atau benda-benda yang telah terinfeksi oleh bakteri ini. Penyebab lain dari radang tenggorokan antara lain: alergi, udara kering, dan polusi udara.

Radang tenggorokan adalah kondisi peradangan pada pita suara. Hal ini biasanya disebabkan oleh kerja/beban yang berlebihan pada pita suara. Biasanya kondisi ini terjadi karena anda sering berteriak, bicara seharian penuh, bernyanyi tanpa istirahat, terlalu banyak makanan pedas atau sangat manis. 

Hampir semua orang pernah mengalami radang tenggorokan, terlebih anak-anak. Sistem kekebalan anak memang masih lemah. Padahal radang tenggorokan yang berlarut-larut bisa menyebabkan kondisi yang lebih berat.

Radang tenggorokan adalah peradangan yang terjadi di tenggorokan akibat infeksi, alergi atau iritasi. Keluhan yang muncul bervariasi dari sekedar rasa gatal di tenggorokan sampai nyeri berat yang bisa membuat pasien sulit menelan, termasuk saat akan menelan ludah.

Infeksi merupakan penyebab utama radang tenggorokan. Penyebabnya bisa karena infeksi virus atau bakteri. Biasanya jika karena virus dahak yang keluar berwarna putih. Sedangkan jika karena infeksi bakteri, dahak yang keluar berwarna kuning. Infeksi tenggorokan dengan demam tinggi, ingus atau lendir yang berwarna putih, merupakan gejala infeksi virus. 
Radang dapat terjadi karena penderita alergi atau mengalami iritasi, misalnya karena debu. 

Selain karena virus, radang tenggorokan dapat disebabkan oleh bakteri atau jamur. Kuman ini ditularkan melalui percikan renik (droplet) saat penderita bicara, bersin, batuk, atau mencium bayi/ anak. Umumnya penyakit infkesi disertai demam dan rasa tak enak badan, kadang disertai mual dan muntah, membuat anak rewel dan susah makan.
Kuman yang ditularkan akan menempel dan berkembang biak pada selaput lendir saluran pernapasan. Jika sistem kekebalan tubuh kuat, tidak akan menyebabkan penyakit. Jika sistem kekebalan tubuh lemah, baru timbul penyakit. Terjadinya gejala penyakit bergantung pada beberapa faktor. Yaitu daya tahan tubuh anak (termasuk yang dapat dari imunisasi) dan virulensi (tingkat keganasan kuman dan jumlah kuman yang menyerang). Jika kekebalan tubuh rendah dan jumlah kuman banyak, muncul reaksi peradangan.

Peradangan menyebabkan warna selaput lendir tenggorokan memerah dan membengkak sehingga terasa nyeri saat menelan. Pada anak dengan bakat alergi, reaksi peradangan dapat terjadi dengan hebat dan lendir dihasilkan lebih banyak. Kondisi ini dapat menimbulkan batuk hingga sesak napas, yang bila dibiarkan dapat membahayakan.


Kira Kira Gejala Apa Yang Bisa Muncul Apabila Seseorang Terkena Penyakit Tenggorokan / Faringitis / Strep Throat?

Gejala radang tenggorokan antara lain :

Terasa sakit, kering, luka kecil atau bengkak pada tenggorokan sehingga membuat anda merasa tidak nyaman. 
Sakit ketika menelan, bernapas atau berbicara.
Pembengkakan pada amandel dan menjadi merah.
Adanya bintik merah kecil lebih dari satu di belakang atap mulut.
Pembengkakan pada gelenjar getah bening leher.
Disertai demam, sakit kepala, dan badan terasa lelah.
Suara serak atau lemah. Kadang-kadang orang tidak bisa bicara sama sekali. 
Keluhan sakit tenggorokan sulit dikatakan oleh anak-anak, apalagi bayi. Keluhan ini dapat kita perkirakan dari kesulitan anak menelan, tidak mau makan, minum, atau menetek.

Radang yang disebabkan oleh virus biasanya lebih ringan.
Ciri-ciri infeksi virus:
Rasa pedih, gatal, dan kering dalam tenggorokan
Batuk dan bersin dan menyebabkan suara serak
Biasanya tidak mengalami demam, tetapi dalam beberapa kasus mengalami sedikit demam dan rasa pegal pegal di setiap per sendian. 

Tanda yang dapat ditemui pada infeksi tenggorokan adalah kemerahan dan bercak putih pada amandel, demam atau sakit kepala, dan terkadang ruam. 

Infeksi tenggorokan dapat juga menyebabkan bengkaknya kelenjar getah bening. Kelenjar kecil berbentuk seperti biji ini bertindak sebagai penjaga terhadap zat atau benda asing yang hendak memasuki tubuh, sekaligus berperan penting sebagai bagian dalam sistem kekebalan tubuh.

Pada strep throat, sakit tenggorokan seringnya lebih parah dan berlangsung lama.
Tonsilitis adalah peradangan atau infeksi amandel (yaitu jaringan massa yang terletak di bagian belakang tenggorokan) yang menyakitkan.

Strep Throat 
Sakit tenggorokan mendadak
Kehilangan nafsu makan
Nyeri sewaktu menelan
Amandel memerah dengan bintik-bintik putih
Demam
Strep throat dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius, seperti demam rematik, yaitu penyakit yang dapat membahayakan katup jantung. 

Tonsilitis
Pada tonsilitis, amandel Anda menjadi bengkak dan mungkin memiliki tanda bintik-bintik putih atau kuning. Gejala lain pada tonsilitis meliputi:
Napas bau
Demam
Suara berubah karena pembengkakan
Nyeri sewaktu menelan
Pembengkakan kelenjar limfa di leher



Sakit tenggorokan dalam kondisi-kondisi lebih serius bisa muncul:
Abses peritonsiler atau quinsy, yaitu pembengkakan bernanah antara langit-langit tenggorokan dan bagian belakang tonsil.
Epiglottitis, yaitu peradangan lipatan jaringan di belakang tenggorokan, di bawah lidah (epiglotis) yang bisa menghambat pernapasan.
Pembesaran kelenjar getah bening dileher dan jika ditekan terasa nyeri serta batuk. Jika dilihat tenggorokan pasien, maka tampak amandel (tonsil) merah serta terdapat detritus (bercak putih) disekitar tenggorokan dan amandel.

Tanda-tanda radang tenggorokan dapat menjadi serius yang disebabkan suatu hal - seperti radang amandel atau radang karena bakteri - antara lain :

Putih atau nanah pada tenggorokan atau amandel

Tidak mampu menelan
Radang tenggorokan tidak membaik dengan sendirinya atau selalu timbul lagi
Muntah
Ruam pada kulit
Sakit kepala
Rasa sakit pada tenggorokan yang parah
Bengkak, kemerahan pada amandel
Demam tinggi - lebih dari 38,3 Celsius pada bayi di bawah 6 bulan atau 39,4 Celsius pada anak dan orang dewasa

Demam rematik bisa menyebabkan komplikasi berupa penyakit jantung rematik (PJR). Racun (toxin) bakteri akan menyebar melalui sirkulasi darah dan mengakibatkan peradangan di katup jantung. Akibatnya, daun-daun katup mengalami perlengketan sehingga menyempit atau menebal dan mengkerut. Selanjutnya katup jantung tidak bisa menutup dengan sempurna sehingga terjadi kebocoran katup jantung.
Yang dirasakan oleh pasien adalah keadaan yang disebabkan oleh kebocoran katup jantung, antara lain jantung berdebar-debar, cepat lelah, keluar keringat dingin, bahkan juga sesak napas. 
Mual atau muntah
Sakit telinga
Sakit kepala
Ruam kulit
Batuk
Pembengkakan kelenjar
Nyeri sendi
Sesak napas
Urin berwarna gelap, ruam, atau nyeri dada

 Kira Kira Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mencegah Seseorang Terkena Penyakit Tenggorokan / Faringitis / Strep Throat?

Jalan terbaik untuk mecegah penyakit ini sebenarnya sangat sederhana: cuci tangan secara rutin. Pembersih tangan yang mengandung alkohol merupakan alternatif yang sangat baik untuk mencuci tangan, khususnya jika sabun dan air tidak tersedia.

Hindari berbagi perlengkapan makan, gelas, serbet, makanan atau handuk.
Hindari menyentuh telepon umum atau peralatan umum lain dengan mulut.
Secara rutin bersihkan telepon, keyboard PC dan remotes TV dengan pembersih. Ketika anda melakukan perjalanan, bersihkan telepon dan remote di kamar hotel anda.
Hindari kontak secara dekat dengan orang yang sakit
Sebisa mungkin tetap dirumah saat hari dengan polusi yang tinggi
Jangan merokok
Gunakan pelembab ruangan jika udara dirumah anda kering
Gunakan tisu saat batuk dan bersin kemudian buang
Ketika di dalam pesawat, jaga agar lubang angin di atas anda tertutup. Sirkulasi udara dapat menjadi sumber penyebaran virus.

Jaga terus kesehatan Anda karena sehat itu mahal, apalagi sakit.



Apa Yang Harus Saya Lakukan Sekarang?

1. Segera Hubungi Sinshe Jerry.
2. Telepon Dan Buat Janji Waktu Pertemuan.
3. Datang Ke Lokasi Klinik Pada Waktu Yang Telah Ditetapkan Bersama.
4. Bertemu Dengan Sinshe Jerry.
5. Konsultasi Penyakit Dan Keluhan Anda Kepada Sinshe Jerry.
6. Sinshe Jerry Akan Rekomendasikan Pengobatan Yang Akan Anda Lakukan.
7. Lakukan Pengobatan Yang Sinshe Jerry Anjurkan.
Hubungi : Sinshe Jerry
Pluit Kencana 2 No: 10
Jakarta Utara 14450 Indonesia
Telp:  08131218652

Salam Sehat Selalu. 

Izin Pengobatan  No.1.3.01.3175.421/22001/11.99


Kamis, 06 Agustus 2015

51. Penyakit Trauma / PTSD / Post Traumatic Stress Disorder / Luka Batin

Apa Itu Penyakit Trauma / PTSD / Post Traumatic Stress Disorder / Luka Batin?
Trauma adalah cedera yang terjadi pada batin dan tubuh akibat suatu peristiwa tertentu. Keberadaan trauma sebagai suatu peristiwa yang pernah dialami dan biasanya efek dari trauma tersebut bisa menimbulkan berbagai gangguan/keluhan, baik yang bersifat fisik, mental emosional, perilaku sosial, maupun spiritual.

Seseorang dapat dikatakan mengalami kejadian yang dapat menimbulkan trauma (kejadian traumatis) jika mereka terpapar pada kejadian yang melibatkan kematian, luka serius atau adanya ancaman terhadap fisik diri sendiri maupun orang lain. Suatu kejadian menjadi pengalaman traumatis ketika seseorang berespon dengan perasaan takut, tidak berdaya atau kengerian. 

Trauma berarti guncangan batin akibat sesuatu yang pernah terjadi atau pernah dilakukan oleh kita di masa lampau sehingga otak kita benar-benar merekam kejadian itu. Hal itu menyebabkan kalau kita akan melakukan hal yang sama seperti kejadian di masa lampau itu, otak kita akan mengingat kembali atau mengingat kembali kejadian yang membuat kita trauma itu yang membuat kita menjadi ketakutan/shock, hingga pingsan.

Kata trauma digunakan untuk menggambarkan kejadian atau situasi yang dialami oleh korban. Kejadian atau pengalaman traumatik akan dihayati secara berbeda-beda antara individu yang satu dengan lainnya, sehingga setiap orang akan memiliki reaksi yang berbeda pula pada saat menghadapi kejadian yang traumatik.  

Pengalaman traumatik adalah suatu kejadian yang dialami atau disaksikan oleh individu, yang mengancam keselamatan dirinya. 

Trauma adalah pengalaman yang terjadi tiba-tiba (tak terduga dan tak diharapkan) dan sangat menyakitkan atau mengecewakan, yang melebihi situasi stres yang dialami manusia sehari-hari dalam kondisi wajar. Trauma juga bisa bersifat massal, misalnya akibat bencana alam, perang, kerusuhan, atau kecelakaan massal. 

Secara umum trauma dipahami sebagai sebuah kejutan emosional yang terjadi karena pengalaman ekstrim secara langsung, yang mengandung unsur-unsur yang menakutkan, mengerikan, mengancam fisik, kesejahteraan jiwa (harga diri, kematian, dll), serta ketidakberdayaan dari orang yang mengalaminya. Trauma dapat dialami langsung atau tidak langsung oleh individu dan tetap menimbulkan efek traumatik. Karena peristiwa traumatik adalah peristiwa yang tidak diantisipasi sebelumnya, akibat utama dari pengalaman traumatik adalah kejutan, ketidakberdayaan dan hilangnya kepastian akan hidup. Di samping itu yang timbul adalah perasaan takut dan rasa cemas yang hebat. 

Reaksi stres akibat kejadian yang mengancam keselamatan dan nyawa seseorang dapat berkembang menjadi suatu gangguan secara psikologis. Di dalam ilmu psikologi sendiri, gangguan yang terjadi sebagai akibat dari adanya pengalaman traumatis disebut dengan PTSD (Post Traumatic Stress Disorder). 

Seseorang yang menderita Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) atau disebut oleh orang awam sebagai "trauma", sebuah gangguan psikologis yang menyebabkan penderitanya tidak bisa merasakan kedamaian. 


Berkembangnya trauma adalah akibat respon terhadap sebuah kejadian yang mengerikan, baik yang dialami sendiri atau dialami orang lain yang disaksikan. Pengalaman tersebut menyebabkan seseorang merasakan takut yang sangat kuat, atau perasaan tidak berdaya menghadapinya.
    
Setiap orang mempunyai kemungkinan terkena penyakit trauma. Semua jenis kelamin, semua usia, semua ras, semua kelas, semua ukuran, semua orientasi seksual, semua agama dan semua suku bangsa.

Contoh kasus trauma, misalnya Anda pernah mengalami kecelakaan mobil. Mungkin Anda akan menjadi takut menyetir atau sangat berhati-hati saat menyetir. 

Pada beberapa orang guncangan mental itu tidak pernah berlalu. Selalu dihantui oleh perasaan mencekam dan hidup tidak pernah tenang, seolah kejadian traumatis akan terus menerus terjadi. 

Masalah trauma bukanlah suatu yang tidak bisa disembuhkan. Bila anda trauma dan apabila dibiarkan akan menjadi parah, Anda perlu yakin bahwa semua keluhan pasti ada obatnya. Semua masalah, pasti ada solusinya, begitu janji Tuhan. Mengatasi trauma ini pun ada solusinya jika Anda mau membuka diri dan mau mencoba berbagai cara untuk mengatasi trauma secara serius.

Perasaan trauma kadang cukup mempengaruhi kepribadian dan hubungan sosial seseorang, dimana biasanya orang yang mengalami trauma lebih suka menyendiri dan kurang bergaul.  

Merupakan suatu hal yang tidak menyenangkan ketika seseorang mengalami shock baik secara fisik maupun emosional sebagai suatu reaksi stres atas kejadian traumatik. Kadangkala efek aftershock ini baru terjadi setelah beberapa jam, hari, atau bahkan berminggu-minggu.

Stress yang muncul akibat pengalaman yang mengerikan yang terjadi di masa lampau bisa mempengaruhi pasien dalam waktu yang sangat lama.



Luka Batin

Pikiran yang berisikan Perasaan, dan Emosi. Terdiri dari 2 lapisan / bagian yaitu Conscious Mind dan Subconscious Mind, Batin Sadar dan Batin Bawah sadar. Batin sadar berperan dalam proses kerja pikiran sadar sehari hari seperti belajar sesuatu yang baru, berpikir analitik, bertindak sesuai alasan, berdebat dengan rasional, berpikir logis, dan intelektual. Luka Batin adalah luka yang terjadi pada lapisan batin yang terdalam akibat suatu tekanan yang terjadi secara luar biasa berat atau terjadi secara terus menerus. 

Pada saat kita merasa sangat gelisah atau mengalami guncangan, perasaan kita yang bisa membuat kita tidak bisa tidur nyenyak selama beberapa hari. 

Kira Kira Gejala Apa Yang Bisa Muncul Apabila Seseorang Terkena Penyakit Trauma / PTSD / Post Traumatic Stress Disorder / Luka Batin?


  • Selalu merasa sedih, muram, terpuruk, depresi
  • Menangis 
  • Mudah tersinggung
  • Gelisah, tidak sabaran
  • Tidak termotivasi
  • Selalu merasa malas dan sulit bangun pagi
  • Tidak berminat pada kegiatan seksual
  • Bergerak atau berbicara dengan lebih perlahan daripada biasanya
  • Perubahan dalam kebiasaan tidur (tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, bangun lebih awal dari biasanya dan merasa kesulitan untuk kembali tidur di pagi buta )
  • Perubahan dalam selera makan (makan terlalu banyak atau terlalu sedikit)
  • Perubahan dalam berat badan (bertambah atau kehilangan berat badan)
  • Berfungsi kurang efektif di tempat kerja atau di sekolah
  • Kesulitan berkonsentrasi atau berpikir jernih
  • Berpikir negatif mengenai diri sendiri dan masa depan
  • Perasaan bersalah atau menyesal mengenai kesalahan di masa lalu
  • Kurangnya self esteem / kurang percaya diri
  • Berpikir akan kematian atau bunuh diri
  • Sulit konsentrasi, hiperaktif
  • Kesulitan belajar
  • Pemarah
  • Susah makan
  • Penakut
  • Minder 
  • Pendiam, menarik diri dari pergaulan
  • Sering berbicara kasar
  • Pemurung
  • Jantung berdebar kencang
  • Kesulitan mengatur napas
  • Dada terasa sakit
  • Wajah memerah dan berkeringat
  • Merasa sakit
  • Gemetar
  • Pusing
  • Mulut terasa kering
  • Merasa sering perlu pergi ke toilet
  • Merasa lemas dan akhirnya pingsan
  • Ingatan berulang dan menonjol tentang peristiwa itu
  • Mimpi-mimpi yang berulang dari peristiwa itu
  • Timbulnya secara tiba-tiba perilaku atau perasaan, seolah-olah peristiwa traumatic itu sedang timbul kembali, karena berkaitan dengan suatu gagasan atau stimulus/rangsangan.
  • Berkurangnya secara jelas minat terhadap satu atau lebih aktivitas yang cukup berarti
  • Perasaan terlepas atau terasing dari orang lain
  • Murung, sedih, putus asa
  • Kewaspadaan atau reaksi terkejut berlebihan
  • Gangguan tidur (disertai mimpi-mimpi yang mengelisahkan)
  • Perasaan bersalah karena lolos dari bahaya maut, sedangkan orang lain tidak, atau merasa bersalah tentang perbuatan yang dilakukannya agar tetap hidup
  • Penghindaran diri dari aktivitas yang membangkitkan ingatan tentang peristiwa traumatik itu
Penderita PTSD juga bisa sering diserang oleh mimpi buruk, malam hari terbangun dengan keringat dingin, ketakutan karena mengalami mimpi buruk yang sangat mengerikan. Dan mimpi buruk itu bisa mempunyai tema yang sama, temanya adalah tema yang mengerikan.


    Respon pasien umumnya adalah perasaan takut, tidak berdaya, atau merasa ngeri. Gejala dan simtom yang muncul tergantung pada seberapa parah kejadian tersebut. Demikian pula cara individu menghadapi krisis tersebut akan tergantung pula pada pengalaman dan sejarah masa lalu mereka.
      Pasien juga bisa muncul gejala antara lain :
        1. Mengalami kembali kejadian traumatis secara terus menerus dalam bentuk:
              a) Bayangan, pikiran dan ingatan kejadian secara terus menerus dan menyebabkan stres
                b) Mimpi-mimpi mengenai kejadian secara berulang
                  c) Ilusi / halusinasi terkait kejadian
                    d) Merasa stres / muncul respon fisik (seperti misalnya berkeringat dingin, jantung berdegup kencang) saat mengingat, menemui hal-hal yang berkaitan atau melambangkan kejadian traumatis
                  2. Adanya upaya untuk menghindari pikiran, perasaan, percakapan, aktivitas, tempat atau orang-orang) yang berkaitan dengan kejadian traumatis.
                    3. Tidak mampu untuk mengingat aspek-aspek penting dari kejadian traumatis
                      4. Kehilangan minat atau partisipasi dalam aktivitas-aktivitas yang sebelumnya biasa dilakukan
                        5. Adanya peningkatan rangsangan secara terus menerus (dimana hal ini tidak terjadi sebelum kejadian traumatis), dalam bentuk :
                              a) Sulit untuk tidur atau tidur secara berlebihan
                                b) Menjadi mudah marah
                                  c) Sulit berkonsentrasi
                                    d) Menjadi lebih waspada secara berlebihan
                                      e) Sering merasa terkejut / kaget secara berlebihan
                                    Selain mengalami sejumlah hal-hal diatas, biasanya seseorang yang mengalami PTSD kesehariannya dan aktivitas sosialnya juga menjadi terganggu. 

                                    Dalam kehidupan sehari-hari, mengalami peristiwa yang tidak mengenakkan atau mengecewakan adalah hal yang tidak menyenangkan malahan bisa menyebabkan terjadinya penyakit. Rasa kecewa, terpukul, atau rasa takut bakal terulang lagi yang kita alami akibat peristiwa itu tentu saja membuat kita tertekan.  
                                      Seseorang yang mengalami trauma bisa menunjukkan sejumlah gejala baik fisik maupun psikologis yang terus berlangsung meskipun peristiwa traumatis itu sudah lama berlalu. Mulai dari kehilangan selera makan (atau justru makan berlebihan), jantung berdebar-debar, pusing-pusing, menjadi lebih sensitif dan emosional (gampang tersinggung atau menangis), sulit berkonsentrasi, gampang curiga atau membenci seseorang/sesuatu), selalu ketakutan peristiwa buruk yang sama akan terulang, sulit tidur (atau malah tidur terus), hingga menarik diri dari pergaulan dan kehilangan gairah untuk melakukan kegiatan sehari-hari.     

                                      Ada kalanya seseorang cenderung menekan rasa traumanya hingga terpendam jauh di alam bawah sadar kelihatannya sepertinya normal-normal saja. Penderita berusaha menghindar atau melakukan penolakan secara sadar maupun tak sadar dari trauma yang bersangkutan untuk menghindari rasa sakit. Trauma model begini ibarat bom waktu. Bila di kemudian hari terjadi sebuah peristiwa yang sama atau mirip, maka 'monster' yang tertidur itu akan bangkit kembali dan mengobrak-abrik hidup kita. Inilah yang disebut dampak trauma jangka panjang.



                                      Bila trauma tidak segera diatasi, dikhawatirkan bisa berkembang menjadi gangguan kejiwaan yang lebih serius di kemudian hari, seperti histeria, fobia, hingga depresi.

                                      Apabila tidak disembuhkan dengan tuntas maka efek trauma paska stres (PTSD) dapat berdampak masalah-masalah yang lebih serius seperti dependensi dan adiksi (alkohol, narkoba, rokok), depresi dan meningkatnya resiko bunuh diri, perceraian dan perpisahan dan masih banyak lagi.

                                      Luka Batin

                                      Sulit konsentrasi, pembangkang, hiperaktif, sulit komunikasi adalah gejala awal dari adanya luka batin pada anak. Batin yang terluka akan menimbulkan kesedihan yang mendalam, perasaan tidak menentu, kemarahan, emosi tidak terkendali, kejengkelan, hidup tidak terarah, sesekali timbul keinginan mengakhiri hidup yang terasa pahit. Bagi seseorang yang terluka batinnya semua hal menjadi kelam kelabu, tidak ada warna warni dalam kehidupannya. Bahkan matahari terbit yang bersinar indah menjadi tidak berarti, semua tampak kelam kelabu. 

                                      Kira Kira Apa Yang Bisa Menyebabkan Seseorang Terkena Penyakit Trauma / PTSD / Post Traumatic Stress Disorder / Luka Batin?




                                      • Berbagai Gangguan seperti: kecemasan, Phobia, Kepribadian, Depresi, Panik, Stres.  
                                      •  Ditinggal mati suami/istri atau keluarga dekat secara mendadak.
                                      • Bencana alam, seperti gempa bumi, gunung api yang meletus, banjir dan sebagainya;
                                      •  Bencana yang diakibatkan oleh teknologi, seperti: kecelakaan pesawat terbang, ketumpahan cairan kimia (chemical spills), kegagalan nuklir, dan sebagainya;
                                      • Kekerasan kriminal, seperti trauma perampokan, penipuan maupun pencurian. 
                                      •  Perang / kekerasan politik, terjadi dalam skala yang cukup besar dan tidak terduga;
                                      • Kekerasan Hak Asasi Manusia, seperti penculikan (kidnapping) dan penyiksaan (torture);
                                      • Pemerkosaan (Rape);
                                      • Kekerasan pada anak (Child Abuse);
                                      • Kekerasan seksual (Sexual Abuse).
                                      • Putus cinta, perceraian 
                                      • Dikhianati pasangan hidup
                                      • Pelecehan seksual / pemerkosaan 
                                      • Kematian orang yang dicintai
                                      • Kehamilan, keguguran, kelahiran anak 
                                      • Tersangkut masalah hukum
                                      • Masalah ekonomi, kehilangan pekerjaan
                                      •  Kehamilan sebelum nikah
                                      • Kehilangan jabatan
                                      •  Ketidak puasan dalam pekerjaan
                                      • Trauma Akibat Kecelakaan
                                      • Harapan orang tua terhadap anak yang terlalu tinggi
                                      • Pelecehan seksual terhadap anak
                                      • Tekanan lingkungan sosial  
                                      • Perceraian orang tua 
                                      • Ketidak perdulian orang tua terhadap anak
                                      • Kekerasan terhadap anak 
                                      • Ketidak harmonisan hubungan orang tua
                                      • Mengalami pengalaman yang pahit atau peristiwa yang membahayakan dirinya
                                      • Akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)
                                      Trauma adalah akibat respon terhadap suatu kejadian yang mengerikan yang dialami seseorang atau saksikan terutama yang mengancam hidup atau yang menyebabkan penderitaan fisik. Pengalaman tersebut menyebabkan seseorang merasakan takut. Gangguan stress paska traumatic dapat tampak pada setiap usia, namun paling menonjol pada dewasa muda, karena sifat situasi dan lingkungan yang mencetuskannya. 

                                      Luka Batin

                                      Luka batin pada orang dewasa biasanya terjadi karena masalah asmara, cinta tak terbalas, putus cinta, dikhianati pasangan, kegagalan, tekanan kehidupan, kehilangan pekerjaan, kematian pasangan hidup dsb. Masa remaja adalah masa yang sangat rentan terjadi luka batin karena asmara. Putus cinta yang terjadi pada remaja putri yang sudah menjalin hubungan terlalu dalam akan menimbulkan luka batin yang sangat parah. Keluarga akan terimbas dengan penderitaan akibat luka batin remaja. 

                                      Masalah hukum juga bisa mengakibatkan luka batin yang luar biasa berat pada orang dewasa. Perceraian, kematian orang terdekat, pelecehan seksual adalah salah satu penyebab luka batin.  
                                      Luka batin juga bisa terjadi pada anak, dan hal ini sering luput dari perhatian orang tua. 

                                      Kira Kira Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mencegah Seseorang Terkena Penyakit Trauma / PTSD / Post Traumatic Stress Disorder / Luka Batin?




                                      • Alihkan pikiran anda. 
                                      • Lawan rasa takut anda.
                                      • Selalu berfikir positif. 
                                      • Belajar untuk rileks dan mencapai sikap rileks
                                      •  Mengusahakan sebaik mungkin apa yang kita bisa lakukan untuk mengatasi Trauma dan lihat hasilnya.
                                      • Berdoa dan memohon perlindungan kepada Tuhan. 
                                      • Melakukan komunikasi dengan orang lain bisa mengurangi perasaan sedih (distress) seperti: Suami/Istri, Kekasih, Rekan Kerja, Teman dekat, Anggota keluarga terpercaya dsbnya.
                                      • Anak-anak dan para remaja bisa mendapat ketenangan dan hal positif jika bisa berkumpul dengan teman sebayanya. 
                                      Mengetahui akar dari permasalahan yang sedang dihadapi.
                                      Berusahalah  untuk menghilangkan pikiran yang berhubungan dengan perasaan trauma anda, mungkin anda dapat mengalihkan pikiran anda ke hal yang lain.

                                      Dengan anda melawan rasa takut anda maka kemungkinan besar anda tidak lagi dihantui oleh perasaan trauma.


                                      Hilangkan perasaan khawatir dan was-was dalam diri anda dan cobalah untuk selalu berfikir positif saat melakukan hal yang berhubungan dengan sesuatu yang membuat anda trauma. Ini akan membuat anda lebih nyaman dan rileks dan juga dapat menghilangkan trauma.


                                      Berdoa memang memberikan efek yang sangat baik sekali bagi kesehatan jiwa seseorang. Dengan kita berdoa maka kita akan merasa tenang dan percaya diri dengan apa yang akan kita lakukan.




                                      Apa Yang Harus Saya Lakukan Sekarang?

                                      1. Segera Hubungi Sinshe Jerry.
                                      2. Telepon Dan Buat Janji Waktu Pertemuan.
                                      3. Datang Ke Lokasi Klinik Pada Waktu Yang Telah Ditetapkan Bersama.
                                      4. Bertemu Dengan Sinshe Jerry.
                                      5. Konsultasi Penyakit Dan Keluhan Anda Kepada Sinshe Jerry.
                                      6. Sinshe Jerry Akan Rekomendasikan Pengobatan Yang Akan Anda Lakukan.
                                      7. Lakukan Pengobatan Yang Sinshe Jerry Anjurkan.
                                      Hubungi : Sinshe Jerry
                                      Pluit Kencana 2 No: 10
                                      Jakarta Utara 14450 Indonesia
                                      Telp:  08131218652

                                      Salam Sehat Selalu. 

                                      Izin Pengobatan  No.1.3.01.3175.421/22001/11.99